Betina Jalang

Betina jalang
Dari kumpulan kaum terbuang
Jualan air liur kutang
Sampai air liar anak bawang
Hanya demi ambisi hidup dipandang
Putus sudah urat malu betina jalang

Lepas dari rumah tanpa kandang
Betina jalang dari pintu ke pintu bertandang
Demi sepiring nasi berlauk rendang
Makan gratis incaran betina jalang

Betina jalang
Dari kaum yang terbuang
Mencari rasa simpati ke pejuang
Jualan kesedihan dan anaknya yang dibawah garis menendang

Betina jalang
Dari kaum yang terbuang
Liar menghujah tempatnya dahulu bertandang
Liar menjilat hanya karna ingin hidup terpandang

SigondrongDalamDiam
31Maret2020

Wahyu (di) titipkan

Ada yang dititipkan
Di acara pesta lima tahunan
Bukan titip amplop
Melainkan titip selop

Begini katanya di dalam pertemuan sesama teman seangkatan
” Keinginan maju menjadi bintang nomer satu ”
Yang hadir pun kan di angkat menjadi pengawal pribadi si pengangkat wahyu (di)atas
Biar mulus jalan dan mulus kecurangan
Encok salah satu penyakit yang dititipkan khusus daerah negeri enam
Ada juga Engsel sebagai pengait pintu agar tertutup rapat dari tempat terbuka atau tanah lapang yang disediakan untuk jawatan atau satuan bangunan
Di samping Marimas bukan nama minuman yang juga dari posisi yang dipersiapkan bukan untuk sebutan artileri melainkan sama dengan Engsel

Sudah sah wahyu (di)titipan
Selop kecurangan
Dimulai dari wahyu di pusat
Diikuti wahyu (di)perut makan sendiri

SigondrongDalamDiam
31Maret2020

Ditakdirkan Setia

Kemana hatimu yang dahulu
Ada namaku terukir di situ

Mengapa kini retak berbelah
Apa kubuat teranggapmu salah
O.. kemana…?
Hatimu
Kasih.

Siapa kini yang mencuri hatimu
Hingga mampu mengerakkan pikiranmu
Untuk melupakan tingginya rasaku

O.. siapa ?
Mencuri hati dan pikiranmu
Kasihku .

Bercinta menggemgam bara api
Kurasakan terbakar sendiri
Dirimu yang kupuja
Menjadi asing tibatiba
Pada kenyataannya bercinta

Dahulu..
aku , kau anggap sinaran
Tanpa aku kau ucap gelaplah jalan
Namun…
kini , akulah kegelapan
Di matamu..
teranggapkan

Jika memang sudah ditakdirkan begitu
Tak dapat kupaksakan lagi perasaan menyatu
Biarlah… luka hati ini dalam seribu merindu
Di dalam hati dan pikiranku yang mencintaimu

Jika awan berarak mendung
Tiada tangan siapa menutup agar jangan hujan
Jika angin telah berhembus kencang
Tiada tangan siapa dapat mengutip gugur daun berjatuhan
Jika senyummu simpulmu di mataku masih terbayang
Janganlah kau membenciku karna terus setia mencintaimu

SigondrongDalamDiam
29Maret2020

Putus Rantai Corona

Menjaga jarak
Bukan membatasi gerak
Untuk kau dan aku saling berkomunikasi

Menghintari bersalaman
Bukan telah hilang kesopanan
Demi memutuskan rantai pembawa kematian

Tak ada pelukkan riang
Bukan tiada rasa kasih sayang
Berdiam di rumah saja saat ini
Bukan berarti hilang rasa peduli

Kematian sedang mengincar
Lewat corona yang liar
Kesadaran pribadi yang benar
Menjadi obat penawar

Jaga jarak
Menjaga sikap
Jaga sikap
Terjaga sehatmu kelak

Bersihkan dirimu
Bersihkan jemarimu
Bersihkan pikiranmu
Bersihkan hatimu

SigondrongDalamDiam
29Maret2020

Binatang Rindu Tuan

Sejak dalam diam menjadi kekasih
Sepi kujadikan sahabat
Lelah telah apik terletakkan diperbincangan satu arah
Resah pun telah sempit tertautkan di kosongnya malam
Aku menjadi binatang yang merindui tuan
Di dalam kata , kemana kucari ?
Aku tenggelam pada masa lalu
Tatkala hebatnya rasa dicintai mencintai
Dunia menjadi kecil
Kini dunia menjadi sumpek
Pada rasaku yang menggigil

SigondrongDalamDiam
28Maret2020