Jeng

Jeng ,

Bagaimana kabarmu Jeng

Belum pulihkan malumu

Sampai belum dapat kami bersamamu

 

Jeng ,

Kami tak membencimu

Atau pun mengejekmu

Kami mencintaimu

Kami juga merinduimu

 

Jeng ,

Datanglah

Tak perlu kau mengikuti kemauan Kanjeng Mami Papimu

Atau pun Kanjeng wak Labu

Kamu harus ambil sikap Jeng

Demi masa depanmu

 

Para wak labu itu Jeng

Hanya ingin keluguanmu

Demi keuntungan

 

Jeng…

Kami tunggu di bangkumu

 

SigondrongDalamDiam

4Maret2020

Pelakor

Apa cantiknya

Mawar yang tumbuh di pinggir jalanan gang buntu itu

Hingga memikatmu melupakan mawar di dalam taman yang sesungguhnya

Lalu…

Meninggalkan mawar yang terlebih dahulu kau puja

Dan meninggalkan anak-anak mawar yang menjadi benihmu

 

Kau kejam

Hanya memikirkan napsu

Tanpa memikirkan malu

 

Kau kejam

Menyiramkan kepada mawar

Air kesedihan

 

SigondrongDalamDiam

4Maret2020

 

Puisi Cintaku

Kutuliskan puisi cinta ini untukmu

Berbekal rindu yang tak sudah

Menghantam lepas di jaga dan lena

Semoga kau pahami

 

Beranjaknya senja mengantarkan matahari

Di mulai dari situlah lebam mataku

Menahan api yang membara

Membakar puas tiap tarikan napas

 

O… kekasihku

Sungguh aku terselamatkan pada surga di wajahmu

Dari kobaran bara di dada

Yang takut akan kehilangan dirimu

 

Apakah kau percaya duhai kekasihku

Di sela-sela lelaki pemecah batu ini

Mawar tumbuh begitu indahnya

Dan mawar itu adalah dirimu

Tak layu karna aku batu di kedalaman air untukmu

Selalu ingin bersamamu

 

SigondrongDalamDiam

4Maret2020

 

Romantika Asu Menjadi Pinahan

Dahulu ia adalah menjadi Asu

Menjilat terus , menggonggong jika Tuannya diganggu

Dan kini ia menjadi Pinahan

Semuanya dilihat bagai makanan

 

Dahulu dia bukan siapa-siap

Namun kini dia menjelma menjadi Asu

Mengawal selalu dibagaimanakan Tuannya

Akankah kelak dia menjadi pinahan?

Seperti ia .

 

 

Romamtika Asu menjadi Pinahan

Ujung-ujungnya kembali kepada yang sejengkal

Di mana cacing pita , cacing gelang bunyi

Itu menandakan lapar

Tak mungkin hanya minum sahaja.

 

Sigondrong Dalamdiam Melangit

3Maret2020

 

 

*illustrasi photo from google

Ikan Busuk di Mulai dari Kepala

Aku dibesarkan dalam lingkungan yang bodoh

Namun bodoh bukan bearti tidak mau tahu

Suatu hari Ibu kembali dari pasar

Membeli satu kilo Ikan tongkol

Aku disuruh ibu membersihkan ikan tersebut

Dengan rasa senang aku pun membersihkan ikan itu

Dari kantong plastik hitam ikan itu satu persatu kukeluarkan

Betapa terkejutnya aku tatkala melihat ikan itu

” Bu , ikan tongkol ini sudah busuk ” kataku

” Sudahlah Nak bersihkan saja ” ucap Ibuku.

” Tapi Bu ”

” Nak , nanti setelah masuk kuali ikan itu tak busuk lagi , Ibu akan menggorengnya kering ”

” Tunggu ” sanggah Ayahku yang rupanya mendengarkan aku dan Ibuku berdebat

Di perhatikan Ayahku Ikan tongkol itu dengan seksama , lalu

” O.. tidak apa-apa , ikan tongkol ini hanya rusak bagian ekornya bukan kepalanya ” kata Ayahku

” Jadi kalau yang busuk bagian ekor tidak apa-apa kah Yah ” tanyaku

” kan sudah Ayah katakan ikan tongkol ini bukan busuk melainkan rusak , tidak ada ikan yang busuk di mulai dari ekor ”

” Apakah ikan itu busuk harus dari kepala ? tanyaku kembali

” Benar anakku ” jawab Ayahku

” Mengapa mesti begitu ”

” Karna bagian kepala letak bagian sangat penting di mana syaraf-syaraf kehidupan itu di mulai ” menjelas Ayahku kepadaku. Dengan cepat disambung Ibuku yang tak mau kalah pun berkata

” Iya , Nak seperti contoh Ayahmu , Ayahmu adalah kepala rumah tangga di rumah ini  dan kita adalah ekor , sebagai kepala Ayahmu harus memberikan contoh yang bagus dan baik kepada kita semua , agar syarat-syaraf kehidupan kita baik, jika tidak maka Ayahmu itulah yang akan di sebut Ikan busuk di mulai dari kepala . Jadi jangan salahkan ekor .

Bagai di sambar petir Ayahku mengangkat alisnya sepertinya Ikan tongkol itu kini menjadi seonggak bungkusan mendongkol .

 

SigondrongDalamDiam

3Maret2020

Kolam Cerdas Tertangkap Tangan Kandas

Kolam Cerdas

Tertangkap Tangan Kandas

 

Bagaimana mungkin

Sebuah kolam bernama cerdas

Sedangkan tangan-tangan serakah

Masih lagi merajalela

Cerdaslah dari hatimu

Agar pikiran menjadi waras

Hingga tak sampai tertangkap tangan kandas

Terlalu mahalkah sebuah harga kursi

Hingga kau pun mencari harga sebuah meja

Nekatmu tanpa berpikir panjang

Jika akhirnya harus tidur di ruangan pengap seluler

 

Kolam cerdas di angan

Tertangkap tangan kandas ke dua tangan mangan

 

SigondrongDalamDiam

2 Maret 2020

 

Tak Ada Arena ,Taman pun Jadi

Taman Bermain Anak Binaraga adalah ruang terbuka hijau pertama yang dibangun Pemkab LabuhanBatu

Taman yang mempunyai luas kira-kira  36.000 M2 berada tepat di samping lapangan stadion sepak bola , awalnya kehadiran Taman yang di bangun di masa Bupati Tigor ini menjadi tempat yang dibanggakan oleh warga Rantauprapat .

Selain sebagai penyumbang oksigen kota Idaman taman bermain anak binaraga juga sangat bagus untuk tempat bermain anak-anak karna ada wahananya juga sangat baik untuk olah raga jogging , sore mau pun subuh . para kawula muda Rantauprapat sekitarnya pun sempat menjadikan taman tersebut sebagai ajang nongkrong , beberapa remaja kreatif juga di sana terlihat memanfaatkan lokasi itu untuk tempat latihan olah raga skateboard  dan para atlit sepeda Bicycle Motocross (BMX) .

Namun kini sangat memprihatikan kondisinya terlebih di saat malam .

Kini anak-anak beralih di Tugu Adipura, Kota Rantau Prapat , mungkin hal itu lumrah sipat manusia jika ada yang baru , barang lama akan ditinggalkan .

Namun bukan berarti juga taman bermain anak itu terus tidak ada pengunjungnya . Sampai sekarang taman bermain anak binaraga masih dijadikan tempat nongkrong atau pun aktifitas olah raga pagi mau pun sore .

Hanya mungkin komunitas  sepeda Bicycle Motocross (BMX) di LabuhanBatu yang pindah lapak hal itu dapat di maklumi sebab secara arena taman bermain anak tidaklah memadai untuk komunitas BMX menjadikan taman binaraga sebagai ajang kumpul dan latihan mengingat kecilnya lokasi .  Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Labuhanbatu kembali mempertanyakan janji KONI yang akan menyediakan venue , namun sampai sekarang janji tinggal janji , Malahan, Pembina ISSI Labuhanbatu yang juga Dandim 0209/LB, Letkol Inf Santoso, tengah membangun venue sepeda BMX,  tepatnya di mulai April 2019 lalu dengan upayanya sendiri walau sampai sekarang belum siap-siap . Tentunya apa yang dilakukan Dandim harus di apresiasikan namun harus jugalah menjadi panu di muka KONI LabuhanBatu sebab KONI harus punya malu sebagai induk dari organisasi olahraga harusnya lebih cepat merespon mengingat KONI mendapat kucuran dana yang bernama dana hibah dari Pemerintah Daerah LabuhanBatu.

Kondisi ini membuat Pengkab ISSI Labuhanbatu kembali mendesak KONI LabuhanBatu agar segera merealisasikan venue bagi anak-anak BMX , sebagai masyarakat pun saya SigondrongDalamDiam salah satu penggiat seni di LabuhanBatu juga mendesak KONI mau pun Pemkab untuk mewujudkan impian komunitas Sepeda BMX karna perlu digarisbawahi bahwa komunitas  sepeda Bicycle Motocross (BMX) bagaimana pun juga bernama Atlit dimana dirasakan perlu pembinaan yang lebih lagi untuk meraih prestasi.

Kehadiran Komunitas Sepeda di Kota Idaman bagi saya sangat-sangatlah baik , di samping sebagai olahraga juga sebagai iklan berjalan kampanye hidup sehat tanpa narkoba . Justru ini harus dilirik penuh mengingat tingginya penyalahgunaan narkoba di Kota Idaman .

Saya bersyukur masih ada generasi muda yang menyempatkan bermain sepeda mengasah kreatifitasnya lewat BMX .

Pertanyaannya , kapan Induk olahraga ini dan Pemkab akan mengapresiasikan kehadiran mereka ?

Apakah juga akan menunggu pindah lapak lagi mereka seperti dulu dari taman binaraga ke taman adipura sampai ke taman cerdas yang baru diangan-angankan itu.

 

SigondrongDalamDiam

2Maret2020

Tentang Rindu Merindu

Di atas langit

Ada purnama memendam merindu

Mengejek pungguk kah ?

Di atas langit

Ada matahari meredam rindu

Menghibur pungguk kah ?

 

Siang kepanasan

Malam kehujanan

Gigil purnama , gerah matahari

Pungguk patah sayapnya

 

Kepada yang di kasih

Kepada yang di rindu

Dan kepada yang di sayang

Pungguk sepi memperbiar rindu

Mengapa membiar pungguk merindu

Di api tanpa tungku

Hangus sudah kayu menjadi bara

Hingga akhirnya menjadi debu

Terbawa angin.

 

SigondrongDalamDiam

1Maret2020