Anekdot

Anekdot Isteri ASRI

Yang satu anak seorang tukang pandai besi, yang satu lagi anak seorang penyuluhan pertanian.hingga lengkaplah mereka berdua saling melengkapi, karna hakikatnya si pandai besi berharap si penyuluh pertanian menyampaikan alat-alat yang pas untuk para petani gunakan.
Yang satu bersuamikan seorang perancang ruang dan bangunan, Yang satunya bersuamikan yang berlatar belakang pelayan pemerintahan, menjadi lengkaplah mereka melengkapi karna pada ma’rifatnya tak akan mungkin hanya modal tahu si perancang ruang dan bangunan tanpa mengetahui dari mana memulai melayai jika tidak dari si pelayan pemerintahan.
Hingga menjadi kewajiban mereka berdualah dibelakang suksesnya suami-suami mereka untuk tak hanya tetap setia mendampingi namun wajib dituntut untuk tak rewel karna kedudukan yang suami mereka tempati namun turut serta ikut melayani pengabdian.
Karna itulah tak mudah menjadi isteri asri, yang tak hanya indah sekedar dipandang dari tatap luar namun di dalam rumah penuh dengan kotoran hingga menjadi bisik-bisik tetangga yang berujung pada isteri menyanyikan gelas-gelas kaca tunjukkan suara.
Menjadi isteri yang asri tentunya sangat diidamkan tak hanya untuk suami-suaminya saja namun untuk semua khalayak ramai terutama rakyat jelantah yang telah pun hitam terus saja dipakai menggoreng karna itulah rakyat jelantah sangat mengidamkan sosok isteri asri dapat menjadi hakim dan jaksa bagi suaminya demi nasib pengorengan. Sehingga jika suaminya melakukan kesalahan ada yang langsung menuntut dan jika pun suaminya lupa akan sumpah jabatan maka isteri asri langsung ketok jidat memberikan hukuman. layaknya jaksa dan hakim di pengadilan suami dari isteri asri tak layak dapat pembelaan karna isteri asri adalah penentu markah dan marwah suami, jadi suami pun tak bisa macam-macam cukup satu macam saja karna macannya sudah ada di rumah yang siap sedia setia kapan saja menerkam, jika suami asri bertingkah menjadi abdi pelayan masyarakat kelak.
Karna itu beratlah sungguh beban moril yang namanya isteri asri, karna semuanya tak mungkin harus pura-pura terlihat baik seperti artis yang hobbinya kawin cerai seperti pemberitaan media namun dilayar kaca baik-baik saja.
Isteri asri tak pandai berpura-pura . Jika asam,pahit dan sebagainya maka akan langsung terlihat di mimik wajah. Karna bekal menjadi isteri asri didapat tidaklah sejauh lama mendampingi tapi selama mungkin akan mendampingi karna dengan cara yang hanya selama mungkin akan mendampingi akan dapat saling memahami jika salah katakan salah jika benar katakan benar bukan jika salah maka dikatakan benar , jika benar malah disalahkan walau pun itu demi keutuhan rumah tangga karna hanyalah tangga rumahlah yang hanya memberlakukan jika benar malah disalahkan, mungkin lebih tinggian rumahnya dari tangganya hingga tak sampai tukang cat menggoreskan kuasnya.
Rumah tangga yang asri itu adalah karna isterinya asri, walau yang dipakai imitasi yang penting tidak hasil merampok instansi jadi tak perlu ada rasa gensi hingga kadar gula terjaga dan juga tensi .
Tetangga mau beli mercy silahkan, suami tetangga bolak-balik ganti isteri ya silahkan, isteri yang asri tetap menjadi pelayan dan pengabdi suami sampai saatnya nanti mati,maka suami asri harus tahu diri jika markah marwahnya dijaga dengan baik oleh isteri.

*SigondrongDalamDiam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *