Anekdot

Anekdot Politik Ngedot

Maka demikianlah politik yang tidak ada kawan sejati di dalam permainannya tapi tujuan yang sejati, tidaklah heran jika hari ini memuji pada hal 5tahun lalu menghujat atau menjadi sebaliknya.
Seperti halnya sebut saja Pulpen yang 5tahun lalu rajin menulis kuras kamu kampung kami kini Pulpen sibuk memuji dengan kata-kata telah terbukti teruji, lain lagi Pensil yang 5tahun lalu memuji kini Pinsil sibuk mencoretcoret melayakkan memburukkan karna kehabisan kertas, Beda halnya dengan cerita di Gelas Kopi kalau dulu tak terdengar rasa pahit asam kopi dalam gelas karna tetap merasakan manis namun di ujung seduhan tiba-tiba gelas pecah jadi kurang ajar menyalahkan karna harus mencari kain lap setelah itu kembali memuji nikmatnya rasa di jilat bukan di seduh.
Itulah politik penuh dengan intrik bagi orangorang yang pengikut kaum nyentrik ingin selalu jalannya mulus bagai strikaan di atas kain hingga lipatan kain pun menjadi rata tak peduli menggunting kain dalam lipatan jadilah kata melipat makna yang penting tujuan sampai di puncak walau harus memijak kepala dan pundak orang lain.
Dunia politik pada dasarnya adalah seni kehidupan di mana hanya ada 2 jurus yang dimainkan, jurus pertama mempertahankan sedangkan jurus yang ke2 jurus pembelaan. Jadi tak perlu heran jika orang yang kehidupannya dalam dunia politik seninya hanya 2, mempertahankan tetap berada hidup karna itu kehidupannya dan pembelaan akan kelakuannya karna hidupnya dari kehidupan dunia politik.
Rakyat hanyalah minyak jelantah yang terusterus dipakai walau sudah hitam dalam kuali janjijanji rakyat dipolitiki.
Yang maju dan sejahtera hanyalah yang dekat atau lihai dalam mengeluar masukkan lidah.
Dunia politik tak jauh dalam kata jangkrik bos dalam film Dono Kasino Indro, dimana yang namanya borok,kudis,panu kurap adalah mesin waktu pencetak uang bagi orang yang hidupnya penuh kedalaman selayang pandang dalam kotak obat brosur penyakit kulit dicaricari.
Demikianlah politik yang lebih kejam dari kejamnya ibu kota jika dilakoni oleh orangorang yang kejamnya bagai ibu tiri dalam bawang putih bawang merah ingin jadi orang kaya maka menghalalkan segala cara tanpa prosudur sertifikasi kehalalan karna politik ngedot umur yang sudah bandot cuman kebanyakan bacot walau aslinya bekicot.

* Sigondrongdalamdiam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *