Tak Berkategori

Biografi Anak Lelaki Tunggal



Anak lelaki berdarah manado ambon dan bali
Yang bergelar anak tunggal
Sejak kanak dahulu kala
Ditempanya sebuah rasa cinta
Dalam hati yang membara
Akan seperti sang Ayah
Menjadi pengabdi pejuang negeri
Semula tiada restu dari bundanya
Semangat bela negeri tetap terpatri
Itulah panggilan Ibu pertiwi Yang mengalahkan keinginan ibu sendiri
Untuk tidak di jalan yang sama.


1095 hari di lembah tidar Ibu pertiwi
Tanpa asupan asi Ibu sendiri
Tiada beradu paruh dari sang Ayah
Bajalang sendiri meninggalkan indahnya rumah.

1095 hari di lembah tidar Ibu pertiwi
Jauh meninggalkan mesranya kasih sayang ibu sendiri
Demi semangat menjadi seorang pejuang
Anak lelaki tunggal itu baru merasakan duka ayahnya
Yang selama ini asyik mempertontonkan disiplin
Hingga menjadi doktrin untuk memungut jejak sepatu ladam
Anak tunggal itu kini merasakan lecetnya jari-jari kakinya
Melepuh kulit campuran darahnya
Selama 1095 hari.

Selama itu pula
Tidak hanya jasatnya yang dibentuk menjadi tangguh di medan perang
Tapi jiwanya pun harus tangguh untuk mati sebagai pejuang.

1095 hari telah menjadi saksi
Lembah tidar berhasil ditaklukan
Dengan memimpin 33 prajurit perang
Anak lelaki tunggal itu mampu membuktikan
Ladam sang Ayah menjadi warisan tunggal
Doktrin dispiln menjadi panutan
Kepada Ibu pertiwi dan kepada Ibunya


SigondrongDalamDiam
26Januari2021

*puisi ini untuk Danki Senapan C Yonif 126/KC Lettu Inf Tommy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *