Keibuan

Habis gelap tak terang-terang
Kartina selalu dibawah Kartino
Persamaan yang belum menyamai
Terhalamg di datang bulan
Terbentur di hamil duluan
Gaya hidup lebih banyak waktu terbuang dari tersisa
Hanya sedikit yang bertahan lagi mempertahankan , keibuan
Itulah habis gelap terbitlah terang

Sigondrong Dalamdiam Melangit mimpi
21April2020

#SelamatHariKartini

Monolog Satu Arah

Jika dunia ini adalah tempatnya nikmat segala kenikmatan hidup , maka tunjukkanlah kepadaku kenikmatan itu?
Apakah mempunyai letak kenikmatan itu , apakah berletak di sebelah kiri atau kanan . Kenikmatan itu hanya berletak di tengah-tengah tiada tempatnya pada sebelah kiri mau pun kanan .
Lalu harus dimulai dari mata menemukan kenikmatan itu sedangkan dalam jaga dan lena lelahku bagai tak sudah tiada siapa yang mau peduli .
Mulailah kenikmatan itu dari tengah-tengah dirimu , di mana bibir dan lidahmu seiras mengucap syukur , itulah kenikmatan sesungguhnya .
Syukur …? Syukur atas apa ? , sedangkan hidupku penuh dengan jahitan luka hingga gering terasa pedihnya.
Bersyukurlah atas nikmat engkau bisa menarik dan menghembuskan napas , jika udara tak bersudi atas tarilkan napasmu memasukkannya ke dalam rongga dada lalu kau keluarkan lagi maka apa jadinya hidupmu .
Ah… aku lupa akan hal itu betapa peran udara sangat mempengaruhi tubuhku .
Nikmat mana lagi kau dustakan jika udara yang kau simpan di dada dapat mengerakkan seluruh jasatmu .

SigondrongDalamDiam
11April2020

Kecap

Kalau isi otak terbuat dari kaleng-kaleng sudah dipastikan hanya bunyi klentang … klenteng yang terdengar.
Lalu…
Di screenshotnya tulisan itu
Dan di kirimkannya kepada nihil untuk dipertanyakannya
” Status ajib (baca:bagus) seperti itu kemana arahnya ? ”
Nihil yang tidak ada artinya pun melainkan kosong melompong menjawab
“Gak paham arahnya. Bisa kemungkinan sesama satu status yang ajib ”

Mungkin muak ditanya-tanya nihil sudah tahu artinya tidak ada.
Begitulah pinahan yang satu kandang bersama asu , yang satu lapar yang satu menjilati tolor basi
Yang kandangnya disiapkan orang lain
Jika merujuk kepada karmapala apa yang ditanam itu yang akan dipetik buah ,jni bukan bicara yang dituliskan kata yang jujur dituliskan indah atau dibalik kata yang indah tidaklah jujur karna hakikat kejujuran tidak memerlukan pembelaan , unfaedah . Merasa hidup sudah berfaedah padahal masih sampah .

SigomdrongDalamDiam
1April2020

Ikan Busuk di Mulai dari Kepala

Aku dibesarkan dalam lingkungan yang bodoh

Namun bodoh bukan bearti tidak mau tahu

Suatu hari Ibu kembali dari pasar

Membeli satu kilo Ikan tongkol

Aku disuruh ibu membersihkan ikan tersebut

Dengan rasa senang aku pun membersihkan ikan itu

Dari kantong plastik hitam ikan itu satu persatu kukeluarkan

Betapa terkejutnya aku tatkala melihat ikan itu

” Bu , ikan tongkol ini sudah busuk ” kataku

” Sudahlah Nak bersihkan saja ” ucap Ibuku.

” Tapi Bu ”

” Nak , nanti setelah masuk kuali ikan itu tak busuk lagi , Ibu akan menggorengnya kering ”

” Tunggu ” sanggah Ayahku yang rupanya mendengarkan aku dan Ibuku berdebat

Di perhatikan Ayahku Ikan tongkol itu dengan seksama , lalu

” O.. tidak apa-apa , ikan tongkol ini hanya rusak bagian ekornya bukan kepalanya ” kata Ayahku

” Jadi kalau yang busuk bagian ekor tidak apa-apa kah Yah ” tanyaku

” kan sudah Ayah katakan ikan tongkol ini bukan busuk melainkan rusak , tidak ada ikan yang busuk di mulai dari ekor ”

” Apakah ikan itu busuk harus dari kepala ? tanyaku kembali

” Benar anakku ” jawab Ayahku

” Mengapa mesti begitu ”

” Karna bagian kepala letak bagian sangat penting di mana syaraf-syaraf kehidupan itu di mulai ” menjelas Ayahku kepadaku. Dengan cepat disambung Ibuku yang tak mau kalah pun berkata

” Iya , Nak seperti contoh Ayahmu , Ayahmu adalah kepala rumah tangga di rumah ini  dan kita adalah ekor , sebagai kepala Ayahmu harus memberikan contoh yang bagus dan baik kepada kita semua , agar syarat-syaraf kehidupan kita baik, jika tidak maka Ayahmu itulah yang akan di sebut Ikan busuk di mulai dari kepala . Jadi jangan salahkan ekor .

Bagai di sambar petir Ayahku mengangkat alisnya sepertinya Ikan tongkol itu kini menjadi seonggak bungkusan mendongkol .

 

SigondrongDalamDiam

3Maret2020

PENJUAL KURSI DAN PAKAIAN

Pada suatu hari ,biasa hari jumat tapi kini hari senin . ada  penjualan kursi di toko pakaian , untuk membeli kursi harus membeli pakaian.

Dan hari ini 30 Desember sehari jelang pelepasan tahun pakaian itu menjadi mahal semahal kursi.

 

Sibuk kali kau kutengok

Urusankulah mau jualan kursi bonus pakaian

Ini masaku , masa menjadi penjual dadakan

 

Yang sibuk siapa?

Jusrus aku kasihan kepadamu

Kau selalu memaksanakan

Dalam tiaptiap jualan

Kau tak menyadari apa yang kau perbuat akan membuat usahamu sepi

 

 

Tahu apa kau ?

Aku sebagai penjual

Sedangkan kau calon pembeli pun tidak

Ini urusanku mohon jangan ganggu

Lagian aku berjualan hanya sampai beberapa bulan

Jadi ini kesempatanku menjadi kaya

 

Silahkan , monggo…

Aku cuman mau nanya Kebetulan kaosnya olah raga sahabatku sudah rusak  ukurannya kecil sebab badanya pun kecil

Adakah kau simpan biarlah kami beli berikut kursi jika pun itu syarat daganganmu

 

Pedagang pun tak putus asa, ia suruh anggotanya mencari

Walau sampai sekarang tak jua ketemu di mana posisi untuk kaos olah raga

Namun harga sudah ketemu untuk semuanya di atas ratarata 95 per potongan badan itu yang biasa jika yang luar biasa berbahan super dapat mencapai 150 per potongan badan ikut kepala.

Dan itu tak sanggup bagi kami karna kami hanya ingin kaos yang murah meriah kaos berbahan saringan teh yang tak menghisap keringat jika di gunakan

Dan kaos seperti itu entah dimana

Mungkin tersingkir selamanya.

 

SigondrongDalamDiam

04 Januari 2020

Pedagang Barang Antik

Lelaki yang sendiri itu berdiri dengan gagahnya di pojok kampung sendiri setelah ditinggal kawannya bertapa di tanjung kusta , ia pun berjalan dengan bahu ke kanan dan ke kiri berayun goyang , matanya menatap ke seluruh penjuru kampung , di lirikannya semua sudutsudut kampung yang rencananya lelaki itu akan membuka lapak jualan.

 

Mengapa kalian semua memandangi aku seperti itu ? Apa salah rupaku?

Tiap minggu bongkar barang  diamdiam di etalase-etalase sunyi, barang antik itu kujual dengan satuan harga tertinggi.

 

Terus bedanya kamu dengan yang sudah itu apa?

Jika sibuk jualan , minim membangunkan yang merekamereka sebelumnya tertidurkan.

 

Oh, karna itu kalian tidak  suka sama aku , itu hakku , menjual barangbarang antik dengan satuan harga tertinggi seleraku.

 

MELUDAH

 

Cuih !

Hak yang mana?

Apakah kau tak tahu , barangbarang antik itu ada yang tak boleh dijual melainkan dimaharkan sebab apa , pertama sebab umurnya yang sudah lelah memakan asam garam kehidupan hingga menjadi tua bukan karna di sepuh.

Ke dua, kau pun pernah minta tolong kepada barang anti yang tua itu saat kau tak bisa apaapa ketika masih bersama kawan yang bertapa di tanjung kusta. Tiap tahun kau minta tolong untuk si nganu dan si anu dan terakhir kerabatmu masih memakai namamu meminta tolong , sudah dua tahun waras anaknya di rujukan berkat barang antik. Dan kini mengapa kau menjual barang antik itu?

Tahu balas budilah dikit kau

 

DIBALAS MELUDAH

 

Cuih !

Kalian memang tak suka dan tak akan pernah menyukaiku, Kalian tukang iri , tukang pembenci Kerja kalian cuma bisa mencaricari kesalahan, bisanya hanya menyalahkan setiap kebijakan yang capek-capek dibuat orang.

Kalian itu sms , susah melihat orang senang , seperti aku yang kini lagi senang karna penguasa tunggal penjual barangbarang antik yang suka kalian gelitik.

Padahal kalian sendiri tak becus untuk memperbaiki diri kalian sendiri atau pun menyusun kebijakan baru yang lebih ideal lagi .

 

Terdengar suara gemuruh tepuk tangan, mata laki-laki itupun melirik dengan liarnya

Rupanya tepuk tangan itu dari orangorang yang membeli dagangan antiknya walau dengan menjuali barang lainnya atau mengutang , berharap kedepan balik modal .

 

O , tidak ! Mau jadi apa kampung ini jika kedepan berharap balik modal ?

Terlebih yang kau hitung dengan perkepala menjualnya satuan harganya sedangkan kepalakepala itu caloncalon pemimpin masa depan.

Sama seperti dahulu sebelum kau jadi orang.

 

TERDIAM

 

Namun tak satu pun di antara kita yang terdiam tertunduk menyadari halhal besar di mulai dari yang kecil.

Hari ini kau telah kehilangan 1000 suara ketika kau jual barang yang terbaik itu bukan kau pertahankan.

 

 

SigondrongDalamDiam

30 Desember 2019