Menampilkan 438 Hasil
Puisi

Seni Beragama dan Ber-Tuhanku

Betulkan terlebih dahulu cara beragamamu sehingga cara ber-Tuhanmu akan dapat jalan yang lurus. Tidak perlu mengatakan orang lain tidak punya agama atau pun tidak ber-Tuhan hanya agar engkau dapat penilaian punya agama dan punya Tuhan Agama itu jangan jadikan Tuhan Tapi beragamalah guna menemukan Tuhan Beragama itu adalah sebuah keyakinan akan seni Sedangkan ber-Tuhan itu …

Puisi

Bukan di Larang Tapi di Atur

100 Desibel maksimal Sebelum dan sesudah Di luar dan di dalam Adalah berbeda kegunaannya Di luar tiada yang berubah Tetap sebagaimana fungsi adanya Di dalam ditata sedemikian rupa Agar terlihat bukan hanya rapi namun supaya tampak lebih indah Bukan yang sedikit harus menghargai yang banyak Tapi yang banyak dimintakan menghormati yang sedikit Panggilan itu tetap …

Puisi

Habibi Jadi Habibah di Rumah Hamidah

Ketika habibi jadi habibah Kelakian itu hilang menjadi kelakuan Dari bibir-bibirnya pecah Melahirkan anak pinak kata mengatai Saat habibi berubah jadi habibah Cemburu memalung dalam hati dan pikirannya Bibirnya yang pecah-pecah Mengalahkan bibir sesungguhnya habibah hamidah Mungkin habibi lupa Kodrat alam akan hukum karma Hingga merubah kelamin demi buruk sangka Hati dan peikirannya cenderung dengan …

Puisi

Dalangnya Haram

Ketika haram jadi dalang Patung haram Lukisan haram Wayang haram Musik haram Ya.. Patung itu haram Jika beralih niat disembah-sembahnya melebihi Tuhan Ya… Lukisan itu haram Jika dikuatkan niat disembahnya bagaikan Tuhan Ya.. Musik haram Jika kau nikmati lupa akan menikmati pemberian Tuhan Ya… Wayang itu haram Jika wayang itu tak kau mainkan dengan kecerdasan …

Puisi

Menerka Pilu

Di bawah langit Di atas bulan yang satu Aku adalah pengembara Yang mencari kilauan cahaya bulan Datang menerpa kepada jalan kefanaan Hingga angin senja itu menampar pesona Rimbunan cinta mengulat rindu Disemaknya belukar duri Onak terhampiri dalam riang bersahaja Hingga mampu mematahkan sayap-sayap bidadari Menenggalkan seribu bahasa A..entahlah Sejak hujan membunuh kerontang Pelangi menjadi antah …

Puisi

Pisah

Dan Kita menjadi asing Pada maha kuasanya kata cinta Kau lipat senyum memalingkan wajah Sehingga rindu seakan binasa Kau Telah membakar segala berkas Tentang rupa kulit sang waktu Yang terlalui hujan badai Tunggu! Tidakkah kau ingat selarik puisi Yang kita baca hingga terbata-bata Aku ada kerna kau ada Kini Kita menjadi insan yang asing Setelah …

Puisi

Sudut Syukur

Kembali ke ibu Ruang-ruang yang ada di dalam diamku Berpulang ke bapak Kamar-kamar yang berdiam melangit mimpi terjebak Bagai bius-bius tanpa jarum Membekam mulut hidung begitu harum Rontaan kupada airmata yang membumbung Mendasarkan harga pada pantulan cermin cembung Hanya kilau debu yang bertengger apik Dan itu membesarkan perasaan menjadi lentik Bukan pada gereja, surau ,kuil …