Napsu

Apa yang tampak oleh mata
Akan di salurkan melalui pikiran
Hingga berhenti kepada hati
Lalu mengendap bicara sendiri
“Hatihatilah, mengambil keputusan”
Karna yang terlihat, belum tentu benar dengan isi
Tak ada barang yang tak bertuan di muka bumi
Balas jasa?
Ataukah balas budi?
Suatu saat itu pasti

Sigondrong Dalamdiam
23September2020

Onani Diam

Sebelum hujan tadi
Aku melirik ke arahmu
Dengan tanda tanya besar
Jelas angin akan membawa kabar benar
Dingin yang membaca tulang akan sampai
Setelah hujan menyambar
Kemana teduh akan bersandar
Sedangkan rindu telah membunting
Cintaku pun tergunting
Hanyalah setia yang melawan dingin
Kecup jauh menjadi doa
Untukmu yang kulirik sebelum hujan tadi

SigondrongDalamDiam
13September2020

Di Belakang Bapak Faisal Amri

Sri Damayana , dari namanya jelas lebih condong kepada suku jawa, namun siapa yang menyangka , perempuan yang lahir pada bulan September ini adalah seorang boru Harahap ( boru sebutan suku batak untuk anak perempuan) . Nana biasa ia di panggil, perempuan yang berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan di Fakultas Kedokteran IUSU kesehariannya kini sebagai dokter spesialis kandungan sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau disingkat ‘obgyn’ inilah yang utamanya berperan dalam membantu memeriksa ibu hamil, membantu persalinan, dan perawatan setelah persalinan. Disamping bekerja tetap di Rumah Sakit Umum Daerah LabuhanBatu beliau juga membuka praktek pribadi dalam pelayanan pengobatan pelayanan kesehatan di luar praktik mandiri di Jalan Imam Bonjol.
Perempuan yang cantik ini merupakan Ibu dari anak-anak Bapak Faisal Amri , sosok dokter perempuan yang dikenal ramah dan murah senyum ini tidaklah hanya seorang dokter yang piawai menangani pasiennya namun telah dikenal dermawan di dalam melakoni profesinya. Entah berapa pasien yang ia tangani (operasi) berhasil sukses dengan ucapan hanya terima kasih alias ia bebaskan pembiayaannya, itu beliau terapkan pada pasien yang tingkat ekonominya tidak mampu tentunya. “Hitung-hitung amal buat masa depan di akhirat” kata beliau kepada penulis.
Hal yang paling tiada ia sangka adalah ketika pasien yang telah ia tangani secara gratis itu dipertemukan kembali oleh Tuhan yang maha kuasa, seperti baru-baru ini saat beliau berkunjung ke Kecamatan Panai Tengah, yang ia sendiri telah lupa pernah membantu orang harus memutar kembali ingatannya saat seorang ibu dengan mata yang berkaca-kaca datang kepadanya langsung memeluknya dan berucap, “Terima kasih Bu dokter atas bantuan Ibu dokter terhadap saya saat melahirkan dahulu dengan tanpa biaya, semoga Allah membalas kebaikan Ibu dokter”.
Itu hanya sepenggal dari banyak kisah perbuatan baik yang dilakukan oleh sosok dokter Nana dalam profesinya. Mungkin karna perbuatan baik inilah keluarga dokter Nana dapat melalui badai tatkala suami tercintanya dahulu mendapat musibah tidak main-main musibah itu, karna jika benar fitnah itu maka jeruji besi telah siap menanti, namun perbuatan baik yang selama ini keluarga mereka lakukan ternyata dapat menangkal fitnah tersebut hingga putusan Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan suaminya maka lepaslah dari segala tuntunan hukum yang di tuduhkan pemohon terhadap termohon.
Kini, dalam dorongan yang sangat kuat untuk membawa sebuah perubahan menuju kemajuan untuk LabuhanBatu , suami dari dokter Nana , Bapak Faisal Amri rela meninggalkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dimana orang-orang banyak berkeinginan untuk menjadi ASN sampai-sampai ikut kelas tryout, tapi suami dokter Nana malah ingin mengundurkan diri ikut kompetisi Pilkada LabuhanBatu 2020 ini. dokter Nana hanya bisa dan mampu mendukung suami tercintanya walau dampak yang akan ia tanggung kelak sangat fatal, karna tidak ada gaji bulan tidak ada dana pansiu jika suaminya kalah. Namun sebagai isteri yang baik yang mencintai suaminya apa adanya, beliau selalu akan memberikan doa dan dukungan , tanpa harus memikirkan kalah atau menang. Karna kompitisi yang sebenarnya baginya adalah sebagai isteri wajib mendukung suami. Bagi dokter Nana karna suaminya adalah surganya maka ia percaya tiap niat yang baik pasti akan di bantu oleh Tuhan yang maha esa.
Maka ia yakin bahwa majunya suami tercintanya dalam kompetisi Pilkada sebagai calon wakil Bupati Labuhanbatu 2020 ini bukan karna suaminya ingin sebuah jabatan kekuasaan namun semata-mata ingin lebih dapat melakukan perbuat baik kepada lebih banyak orang lagi.
Sebagai catatan pembaca penulis mengenal dokter Sri Damayana karna pernah satu sekolah di sekolah menengah pertama(SMP) yakni SMP Negeri 1 Rantau Prapat , dan satu sekolah di SMA Negeri 1 Rantau Prapat. Walau saya sebagai penulis sewaktu sekolah jarang berinteraksi dengan beliau namun saya penulis bersaksi bahwa beliau dokter Nana adalah sosok perempuan yang cantik, tidak sombong , gemar membatu orang walau agak sedikit pendiam orangnya.
Sejak SMP penulis ingat benar kalau memang cita-cita Sri Damayana ini ingin jadi dokter karna diingatan penulis ada dua sahabat sekolah penulis di bangku SMP yang ditanyai Guru almarhum Bapak Purwandi yang ingin jadi dokter yakni Sri Damayana dan Tetty Nila Krisna , alhamdulillah mereka kini jadi dokter. dokter cantik yang baik hati.

*SigondrongDalamDiam