Tak Berkategori

Daging Ayam Haram




Bagi umat islam tentunya ayam adalah hewan jenis unggas yang diperbolehkan diternak baik dagingnya mau pun telurnya yang tiada sanksi untuk mengkomsusinya dikarnakan kehalalannya jika telah sesuai proses penyembelihan yang sesuai dengan syariat islam tentunya.
Namun bukan berarti daging ayam lantas tidak bisa menjadi daging yang haram ketika dikonsumsi walau pun telah melalui syariat islam tata cara penyembelihannya.

Daging ayam dikatakan haram tidaklah hanya telah menjadi daging bangkai tapi tata cara proses memasaknya pun harus benar-benar halal yakni tidak mengikut sertakan darahnya menjadi bagian masakan,tentulah tidak mungkin bagi umat muslim memasak dengan cara demikian.
Namun perlulah diketahui bahwa memakan daging ayam akan menjadi haram ketika dibagian dada ayam di antara tulang dada punggung yang berdekatan dengan dalaman ayam(rempelo dan hati).
Sebaiknya jangan diikutkan bersama daging diolah menjadi hidangan santap. Baiknya bersihkan terlebih dahulu sebab gumpalan merah kecoklat-coklatan (tak jarang juga warnanya merah mencolok bercampur keputih-putihan seperti bagian hati yang berserak tersebut sebenarnya ini bukan bagian dari hati tapi itu merupakan gumpalan darah beku pada tubuh ayam.
Kalau pernah terlanjur memakannya rasanya hampir sama dengan hati. tapi coba cium baunya baik masih mentah mau pun setelah dimasak lalu bedakan dengan hati ayam yang sesungguhnya.

Waspadalah, terlebih jika kita makan olahan daging ayam bukan olah sendiri melainkan beli dari rumah(warung) makan. Karna bagian ayam yang enak dikonsumsi itu jika tidak bagian paha pastilah bagian dada. Kalau kita mengolah sendiri sungguh jelas kita sendiri yang membersihkan namun jika dagaing ayam tersebut dapat membeli inilah yang harus diperhatikan.

Darah tetap najis tiada mungkin menjadi hati atau limpa, dikarnakan itu maka Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daginghewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.


SigondrongDalamDiam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *