Serba Serbi

Ganti Kepling (Kadus)

Gawat.. Satu Dinding Kontrakan dengan Kadus tak Terima Bansos , mengutip warta media lokal online LabuhanBatu , ikabina.com yang ditulis oleh Iswandi , sungguh sangat gawat , Desa Emplasmen Kecamatan Bilah Hulu yang mana Bansos BST mau pun BLT-DD yang harusnya dinikmati untuk masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan terdampak tapi justru dinikmati kebanyakan keluarga perangkat . Ironisnya lagi , anak Kadus (kepala dusun) Atas, Sudono pun dua orang mendapat jatah. Parahnya, keluarga Sekretaris Desa, Wakirin, pun ikut menikmati .
Santi yang satu dinding kontrakannya dengan kadus Beben Maulana bisa tak mendapat .
Lalu bagaimana jika di tempat lain , jika di Desa Emplasmen Kecamatan Bilah Hulu itu bisa terjadi tidaklah mungkin di Kecamatan lain di Kabupaten LabuhanBatu tidak terjadi . Kisah Santi hanyalah yang terekspose media . Di tulisan sebelumnya penulis pernah menuliskan opini ganti kepling ( kepala lingkungan) inilah alasan mengapa penulis menuliskan pendapat sebab penulis meyakini celah kecurangan pembagian bantuan buat warga yang seharusnya menjadi haknya , mau tak mau harus kalah dengan nepotisme perangkat yang paling bawa Kepling atau Kadus . Itu masih yang hidup cemana kalau yang sudah tiada tapi namanya keluar dalam tampilan data penerima , alasan masuk akal katanya belum pecah kartu keluarga , atau bagaimana jika yang terdata keluarga PKH namun dalam bantuan BLT namanya keluar , alasannya pasti salah data . Keluarga PKH pun tahu kalau mereka tak diperbolehkan mendapat bantuan BLT . Terus uangnya kemana? . Dibalikkan lagi ke pusat gitu. Helloo… hari gini ada orang mau membalikkan uang ke pusat , ya tentulah ke pusat perutnya sendiri.
Coba liat di papan pengumuman di kantor desa atau kantor lurah , itu yang keluar datanya di ketik rapi , nama , nomer kartu tanda penduduk dan alamatnya. Bukan nama kepala keluarganya sesuai di Kartu Keluarga. Jelaskan . Jadi ya bisa saja kalau isteri kepling , kadus mendapat bantuan , sebab nomer kartu tanda penduduk yang di rekap bukan nama kepala keluarga .
Inilah budaya gagap perangkat pemerintah dari yang paling terendah. Gagap kalau mendengar apalagi melihat uang. Terlebih lagi itu uang negara , di protes pun percuma , jika camat pura-pura tidak tahu maka berimbas jugalah pada kepala daerahnya tak mengetahuinya.

*SigondrongDalamDiam

(120) Komentar

  1. http://www.jewelrypandora.org/ Pandora Jewelry Official Site

  2. I genuinely appreciate your work, Great post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *