Tak Berkategori

Nelayan Berdayung Patah

Entahlah
Isakku yang panjang lelah menahankan airmata ini
Agar tak jatuh sebagai bukti kelakian

Aku masih mampu mendaki gunung
Menuruni lembah bahkan menyeberangi lautan
Tapi aku tak mampu memahami akan cintamu
Karna rindumu tak lagi terasa bersamaku

Mungkin aku nelayan
Di atas perahu kertas dengan dayung yang patah
Menunggu saat-saatnya tenggelam datang menghampiri


SigondronDalamDiam

Puisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *