Tak Berkategori

Permintaan Terakhir

Nayla
Aku masih ingat
Ketika kau berkata kepadaku
“Seandai duluan Tuhan memanggilku, sudah barang tentu kamu akan mencari penggantimu” ucapmu.
“Tidak, aku akan setia kepadamu, walau pun memang kau bukan cinta pertamaku tapi kau adalah cinta yang terakhirku” kataku

“Ah.. semua lelaki umumnya begitu berkata, pada hal belum lagi kering tanah pusaran itu, telah pun berganti pendamping” katamu kembali.

“Mungkin iya kebanyakan begitu, tapi aku meminta kepada Tuhanku, kuingin sama bersamamu menuju pintu keabadian
Kuingin satu lahat bersamamu
Karna aku tak bisa hidup tanpamu
Apalagi mati tak ingin aku sendiri.

Nayla
Aku memang tak mampu
Dan selalu tak mampu membuatmu bahagia
Membuatmu tersenyum sahaja aku tak pernah berdaya upaya

Nayla
Maafkan aku
Yang pergi duluan
Menyempurnakan cintaku kepadamu
Menyempurnakan rinduku hanya untukmu

Selamat tinggal Nayla ku
Kutunggu kau menjadi bidadariku

Sigondrong Dalamdiam Melangit mimpi
05Desember2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *