Puisi

Romantika Asu Menjadi Pinahan

Dahulu ia adalah menjadi Asu

Menjilat terus , menggonggong jika Tuannya diganggu

Dan kini ia menjadi Pinahan

Semuanya dilihat bagai makanan

 

Dahulu dia bukan siapa-siap

Namun kini dia menjelma menjadi Asu

Mengawal selalu dibagaimanakan Tuannya

Akankah kelak dia menjadi pinahan?

Seperti ia .

 

 

Romamtika Asu menjadi Pinahan

Ujung-ujungnya kembali kepada yang sejengkal

Di mana cacing pita , cacing gelang bunyi

Itu menandakan lapar

Tak mungkin hanya minum sahaja.

 

Sigondrong Dalamdiam Melangit

3Maret2020

 

 

*illustrasi photo from google

(202) Komentar

  1. generic viagra cost

    WALCOME

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *