Tak Berkategori

Bagi-bagi 2,2 Mangkok Uang Rakyat Jelantah

Baiklah…..
Setelah kereta kencana tugas calon Raja dan Wakil Raja serta perangkat genggam super canggih teruntuk Majelis Kerajaan Bungkam Daerah, Kini tersiar warta di Negeri Ika nan Idaman pasca Pemilihan Raja dan Wakil Raja serentak dan yang di ulang-ulang sebanyak 2 kali di gelanggang bagian utara,yang akhirnya dimenangkan Pasangan E Rabolo dijadwalkan oleh pihak dalam Kerajaan yakni melalui Tuan Kucup sebagai Seketaris yaitu 28 pengadaan untuk kumpulan perangkat kerajaan daerah serta pengadaan untuk calon Raja dan Wakil Raja dan 45 anggota Majelis tampung inspirasi daerah yaitu Majelis Kerajaan Rakyat Bungkam.

Ada pun anggaran yang di anggarkan sebesar 2,2 Mangkok itu terdiri dari baju tugas untuk calon Raja dan Wakil Raja dianggarkan berjumlah 109 Juntai termaksud berupa 8 jenis pakaian, terdiri pakaian sipil keseharian ,pakaian sipil lengkap,pakaian tugas di lapangan,pakaian berolahraga, pakaian dinas kepegawaian, pakaian batik, jas, dan pakaian adat daerah.
Cuman pakaian hujan dan palaian renang yang tiada sempat dianggarkan.

Kemudian, ada 613 Juntai lagi yang dianggarkan untuk pakaian Tugas 45 anggota Majelis Kerajaan yang menampung aspirasi rakyat jelantah yakni Majelih Kerajaan Bungkam Rakyat,Selain pakaian tugas para wakil Majelis tersebut menerima fasilitas kesehatan dengan anggaran sebesar 200 Juntai.

Wow… keren.
Bagi-bagi uang rakyat jelantah senilai 2,2 Mangkok.

Setali tiga uang setalian yang kusut terus-terusan,di mana ada kesempatan di situ ada perjalanan yang melewati gang.
Mumpung gratis masuk dalam daftar tanggungan mungkin itulah yang terniatkan oleh para wakil rakyat jelantah di Majelis yang penuh dengan kehormatan.

Masuk akal sih,mengapa hanya calon Raja saja yang mendapat keistimewaan sedangkan secara kedudukan kekuasaan para wakil rakyat jelantah lebih tinggi atur mengaturnya walau miskin membuat peranturan daerah untuk kerajaan bukan jadi soal yang penting wajib dalam penghormatan penuh,tak mau penghormatan setengah tiang tentunya tak mau tahu walau kini wabah pandemi membuat rakyat jelantah semakin sulit ekonomi.

Namun apa daya sebabkan Tata tertip (tatip) adalah peluang minat dan bakat penghambur-hamburan uang rakyat jelantah yang sangat istimewa dalam bidik misi. Walau pada kenyataan tidak pernah menorehkan peluang dalam menciptakan peraturan daerah untuk menambah pemasukan merupakan uang tunai yang dapat digunakan untuk membiayai operasi dan kelangsungan daerah.

Asudahlah…
Negeri Ika nan Idaman hanya Negeri para pembongak(pembohong) yang diperuntukkan bagi Rakyat Jelantah yang terus bermimpi akan hitam pekat menjadi jernih.

Selamat menikmati anggaran yang dianggarkan.
Makan kalianlah itu,usah pala pikirkan kalian kemajuan dan kesejahteraan rakyat jelantah.
Besok makan juganya kami.

SigondrongDalamDiam

*sumber https://news.detik.com/berita/d-5702293/bupati-anggota-dprd-labuhanbatu-bakal-dapat-baju-dinas-baru-dananya-rp-22-m

*sumber hanyalah sebuah ilustrasi bukanlah jaminan agar tulisan ini tampak nyata karna sebenarnya kisah dalam tulisan ini hanya terjadi di Negeri entah di mana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *