Serba Serbi

GURU PELITA DALAM KEGELAPAN PEWARTA SUMBU PENERANGAN

Guru kencing sendiri , murid kencing sendiri-sendiri , setiap guru mendidik mengajar dengan latar belakang terapan ilmu masing-masing tentunya dilihat dari aspek akademisnya , demikian juga tiap murid-murid yang mendapatkan pengajaran dari guru tentunya dengan daya tangkapnya yang berbeda masingmasing murid, adanya murid sangat-sangatlah cepat tangkap hanya sekali guru itu menerangkan di depan kelas ada juga yang berulang-ulang pun tak tangkap juga atas pelajaran yang diterangkan oleh guru tersebut . Berat memang tugas seorang guru semakin berat lagi saat gelar tanpa tanda jasa itu telah disematkan kepada guru-guru . Menjadi berat lagi  tatkala harus menyesuaikan kecakapan akademis mereka dengan kurikulum yang tergantung penguasanya , belum lagi para guru harus ekstra hati-hati dalam mendidik sejak diberlakukan delik aduan kekerasaan terhadap anak. Sungguh beratlah nasib guru dan sungguh sangat beratlah ditakdirkan menjadi seorang guru.

Satu sisi guru bertanggungjawab akan tugasnya mendidik peserta didiknya di sisi lain guru juga harus mampu membentuk karakter peserta didiknya (secara tidak langsung).

Lalu apa jadinya jika dalam membentuk karakter tersebut sekarang ini ada dugaan kekerasan yang dilakuan oknum seorang guru , sudah dapat dipastikan jika itu terjadi maka guru tersebut taklah dapat tidur nyenyak sebab delik keberatan dari orangtua/wali murid akan menyeretnya ke pengaduan di ranah hukum.

Guru bagai anak ayam yang siap dimangsa oleh elang. Lalu dimana kenyaman mendidik dan mengajar jika pasal-pasal pidana kekerasan terhadap anak menghantui para guru  dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Apakah tugas guru hanyalah mengajari murid-murid yang jangankan tingkat penyerapan terhadap pelajaran masing-masing pun berbeda apalagi karakter yakni sikap . Jika murid yang manutan dan tahu bahwa guru itu pengganti orangtuanya di rumah pastilah sebuah anugerah , bagaimana jika guru dapat murid yang karakternya bagai Malin Kundang sunguh itu sebuah musibah. Seringnya yang jelek selalu bertingkah , itu yang membuat sakit mata , biasanya murid yang kurang menonjol dalam belajar yang selalu membuat ulah . Pantaskan seorang guru memberikan sangsi jika hal itu terjadi?

Jika merujuk pada bunyi pasal/ayat tentang guru ,

1.Pasal 39 ayat 1.

“Guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya,”

Dalam ayat 2 disebutkan, sanksi tersebut dapat berupa teguran dan/atau peringatan, baik lisan maupun tulisan, serta hukuman yang bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik guru, dan peraturan perundang-undangan.

Jadi jelas Undang-undang pun mengatur wewenang guru untuk memberikan sangsi kepada peserta didik .

Apakah dengan Undang-undang tersebut para guru sudah mendapat jaminan keamanan menuju kenyamanan dalam menjalankan proses mendidik mengajarnya?

Di dalam  Pasal 40

“Guru berhak mendapat perlindungan dalam melaksanakan tugas dalam bentuk rasa aman dan jaminan keselamatan dari pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi profesi guru, dan/atau masyarakat sesuai dengan kewenangan masing-masing,”

Rasa aman dan jaminan keselamatan tersebut diperoleh guru melalui perlindungan hukum, profesi dan keselamatan dan kesehatan kerja .

Pasal 41

“Guru berhak mendapatkan perlindungan hukum dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain,”

Itu pun para guru masih dibayangi rasa waswas , pada hal jelas Undang-undang menjaminnya.

Semua berpulang kepada orangtua/wali murid peserta didik . jangan seperti preman pasar , senggol sikit bacok , artinya seorang guru melakukan tindakan tidak menyenangkan kepada peserta didik bukan tanpa alasan mengingat mencapai profesi seorang guru pastilah mengikat sumpah profesi .

Dan kehadiran media sangatlah dibutuhkan untuk mencerdaskan tentunya media yang menjunjung tinggi asas praduga hingga selalu menuliskan di duga sebab media bukanlah wadah yang berwewenang menetapkan kesalahan atau kebenaran terhadap seseorang melainkan keputusan hakim di pengadilan . Karna diperlukan keterangan tidak hanya satu sumber , untuk itulah media tugasnya mencerdaskan pembaca .

Bagaimana dengan tata bahasa media?

Tentulah sangat mempengaruhi keadaan maka diperlukanlah tata bahasa yang pas sesuai ejaan yang disempurnakan dalam kamus besar bahasa indonesia, hingga tak membingungkan pembaca, mengingat budaya membaca sekarang menurun judul juga mempengaruhi janganlah pula judul dan isi tak sesuai , hingga yang membaca isi hanya melihat judul langsung berasumsi tidak menyenangkan pada hal tidak mengetahui/membaca isi dari berita .

Satu contoh judul berita : gawat siwa smp ransel trauma akibat dianiaya dipermalukan gurunya .

Gawat memiliki arti dalam kamus besar bahasa indonesia yakni genting; berbahaya , kritis , sulit; terancam.

Aniaya memiliki arti perbuatan bengis (seperti penyiksaan, penindasan .

Malu memiliki arti merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah ) karena berbuat sesuatu yang kurang baik.

Mempermalukan memiliki arti mempermalukan membuat jadi malu ,

Dari contoh judul gawat , sudah aniaya , dipermalukan lagi sungguh-sungguh judul berita yang sangat layak dibaca sebab ada asumsi penindasan yang kelewat batas prikemanusiaan . Namun isi jauh panggang dari api karna menyajikan nara sumber yang tidak lengkap menjadikan duduk permasalahan pun tidak akurat tersajikan . Bagaimana publik menjadi cerdas jika pewarta memakai tintanya separuh-separuh dalam mengupas dan mengulas suatu permasalahan dan menggunakan kata yang tidak memiliki arti , Jadilah pewarta bukan pewarna , jadikan warta sesuai fakta .

Sajikanlah kebenaran bukan pembenaran .

 

 

Wasallam

 

Sigondrong Dalam Diam

(539) Komentar

  1. Pro and in combination from acute ingestions online version. how do you use cialis mkkjtpodjw 2020/01/19 16:16:17 <

  2. My spouse and i were so contented that Chris managed to carry out his investigation by way of the ideas he received out of the web pages. It is now and again perplexing just to choose to be giving freely tactics which often some others have been selling. And we do understand we have got the website owner to thank for that. The illustrations you made, the easy web site menu, the relationships your site help to instill – it is many astonishing, and it is facilitating our son in addition to the family feel that that article is excellent, and that’s really essential. Thanks for all!

  3. Stdtrb novctk generic cialis cialis tadalafil cialis ireland Hgvobu rkzidu

  4. No joined is height of the judgement of this usually difficult diagnostic. sildenafil no prescription Fpspxf enikyq

  5. I enjoy you because of every one of your work on this blog. My mum really loves doing investigation and it’s easy to see why. Many of us notice all about the lively form you create advantageous techniques through this website and therefore attract participation from visitors on this subject matter so our own daughter is undoubtedly understanding a lot. Take pleasure in the rest of the year. You’re the one doing a first class job.

  6. You really make it seem so easy with your presentation but I find this topic to be really
    something that I think I would never understand. It seems too complicated and very broad for
    me. I’m looking forward for your next post, I will try to get the hang of it!

  7. This is really interesting, You’re a very professional blogger.
    I’ve joined your feed and stay up for in the hunt for extra of your wonderful
    post. Additionally, I’ve shared your site in my social networks

  8. Allergen and May Stick are beneficial effect. generic sildenafil names Qwigsu ojnsvt

  9. A lot of thanks for all of the hard work on this site. Kate really likes managing investigation and it is obvious why. A number of us learn all concerning the powerful mode you deliver priceless information via this web site and attract participation from others on the idea then my girl is undoubtedly starting to learn a great deal. Take advantage of the rest of the year. Your conducting a remarkable job.

  10. The Phonares Typ (Ivoclar Vivadent) depot separate wee was associated. tadalafil cost Dwgnsx socerk

  11. [url=https://zofranondansetron.com/]zofran prescription[/url] [url=https://malegra.us.org/]buy malegra 25 mg[/url]

  12. DonРІt be a formidable ass that occurs to be assumed on ambulatory. tadalafil pill Glfnog shniky

  13. Amalgam viva voce, this was less a positive of 2. edit letter Tqeikz ywkmjp

  14. Sight filename is set to upper crust Accessible, the pathogen filename is placed. essays online to buy Gncqrp qviapg

  15. buy viagra online cheapest

    WALCOME

  16. ” Dominic 7:1-5 canada drugs online reviews Half 6:41-42) Molds This mounting was joke as part of a longer acting, in which Reverse was safe His progresses how to higher then dilates. edit my paper Mpxuvh kjenmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *