Serba Serbi

Hadiah 100hari Raja Bobok

Eng..ing…eng….
Selepas dinobatkan menjadi Raja Negeri Ika nan Idaman,Raja Bobok dan Wakil Rajanya pun digelari Tuanku yang mulia ngERA Bolo ini dibuktikan dengan mengambil dalih serap aspirasi rakyat yang terjadi di media sosial akan prilaku pohon pisang yang tumbuh seenak udelnya di tengah jalan jadi inilah yang memulai pihak Kerajaan Negeri Ika nan Idaman mengelar niat untuk memperbaiki jalan yang hancur karna sering dihempas air kala hujan turun sehingga pohon pisang tidaklah tumbuh kembang kembali bahkan jalan-jalan yang berlubang pun segera ditambal namun mengingat negeri ini telah pun bagaikan ban bocor maka satu ,dua ,tiga ,empat tambalan belumlah cukup karna lubang-lubang masih disana-sini.
Begitu pun ada pula yang tak paham mengartikan memperbaiki dengan bikin baru,sehingga jalan yang diperbaiki penambalan-penambalannya diamggap buat jalan menuju ke pantai.tapi, asudahlah..namanya juga memahami,jika ingin dekat bayangkan saja dan mencoba dekarlah bila perlu diputar,dijilat terus dicelupi.

Tidak itu saja Raja Bobok pun mengefiesienkan jabatan yang rangkap yang dipegang oleh hulubalang-hulubang kerajaan tapi sebabkan belum ada 6bulan maka Raja Bobok belum memiliki hak penuh untuk mendudukkan hulubalanhnya tetap menjadi pejabat,jadi bersabarlah,ada uang ada jabatan,ada kedekatan dipertimbangan menduduki jabatan,tinggal menunggu waktu,kalau pun tak sabar boleh dipesan dari sekarang.

Segala liga pun digelar,namun yang membuat heboh liga bergoyang sebab pasalnya dalam liga bergoyang ada pungutan yang meliar dikabarkan dengan memotong upah bulanan,ah…hanya kabar burung pasti burungnya cepat kembali ke dalam sanggar.
Tiada terasa 100hari telah kepemimpinan Raja Bobok dan Wakilnya sejauh mana 100hari panjangnya kaki sudah dilangkahkan di 9daerah yang menjadi bagian negeri ika nan idaman semua masih sebatas jalanjalan jika pun ada karna masih lebih unggul negeri sebelah yakni negeri basimpul elok babontuk yang mana Raja dan Wakil Rajanya beristana kerja ditiap daerah paling dianggap perlu perhatian.

100hari Raja Bobok dihadiahkan unjuk rasa dari para maha pelajar yang menunjukkan muka dan gigi dengan menuding Raja Bobok tak komitmen bolo negeri ika,sebab menurut mereka para maha pelajar itu, Tuan Raja Bobok tetap tertidur dengan tidak membentuk satuan kerajaan bagian pertanahan yang mengakibatkan hilangnya hak-hak petani karna dirampas pengusaha ladang serta dinilai jua tiada menjalankan tekat sesuai visi misi ketika pencalonan sayembara pemilihan Raja dan Wakil Raja kenarin,ini jelas disilsilahkan bahwa daerah pantai tetaplah akan menjadi daerah bagian tertinggal mengingat tidak ada kemauan yang keras melirik sektor pertanian khususnya petani dan nelayan yang bertampak padi dan ikan masyarakatnya tetap akan terbang ke tanjung balai karna penggilingan padi pabrik beras dan tempat pelelangan ikan umum hanyalah khayalan apalagi jalan di sana maka teraplah jalan disana bernama jalan kubangan kerbau berstatus jalan kerajaan negeri ika nan idaman.

Pasar gelugur pun menjadi pasar yang terkeren karna ketidakrapiannya sejak pasar itu diresmikan oleh Raja terdahulu hingga kini yang berubah dari hari ke hari tetaplah para pedagang yang berbondong-bondong berjualan di luar gedung pasar sedangkan di dalam bisa dijadika taman keramat sebab semakin kosong,maka jadilah pasar itu pasar yang ramai berjualan hingga ke badan jalan namun sepi pedagang dalam gedungnya.

Ontahlanjang…

Sigondrong Dalamdiam

*Bersambung

*tulisan ini hanyalah tulisan fiktif jika ada kesamaan tokoh dan nama dalam tulisan ini bukanlah kesengajaan melainkan kebetulan sebab negeri ika nan idaman sesingguhnya hanyalah ada di negeri entah dimana.

*link berita dan video hanyalah pemanis tulisan agar tulisan lebih terlihat nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *