Puisi

INGAT KEMATIAN

Hanya cacing
Yang melahap ku nanti
Kalaulah bumi
Tiada menolak hadir ku nanti

Sepotong kayu
Pengganti tanda ku
Itu pun kan habis
Di lahap rayap

Di ganti batu
Aku pun entahlah juga menjadi hantu
Sebab hidup selalu berperang melawan napsu

Taburan bunga
Itu pun menjelang bulan sucinya saja
Kalau pun ada
Paling-paling yang mau ngalap berkah

Haaaaa….aaaaaaaa
Xixixi……xixiiiiiiiiiiiiiii
Tawa di dunia
Tawa di dunia lain

Arwah

Hanya perlu doa
Bukan lagi perlu harta
Wanita atau tahta

Arwah
Hanya perlu puisi anak soleh
Yang dibacakan dengan iklas tanpa menoleh

Sigondrong Dalamdiam

20September2014.

Astana airmata melangit mimpi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *