Puisi

Lelaki dan Kembang Mawar

Di sebuah gudang kenangan
Seoeang lelaki berdiri menatap dari kejauhan
Di kedua tangan yang disembunyikan di belakang badan
Tergenggam sejemput ragam warna kembang mawar
Entah untuk siapa ragam kembang mawar itu
Yang lelaki itu hanya tahu kini ia dalam keadaan rindu
Pada mawar sang pemilik taman hatinya

Sejak mawar itu gugur menyembah bumi
Lelaki itu kehilangan yang mengidahkan taman hatinya
Di tiap jaga dan lena
Harumnya mawar terus saja terkecapinya

Lelaki dengan taman dan kembang mawar
Menatap keluar jendela gedung pikirannya
Mampuhkan di taman hatinya kini
Tumbuh mawar selain mawar pujaan hatinya

Lelaki dengan taman dan kembang mawarnya
Merenung di kesendirian napasnya
Mengingat kembali tajamnya duri kembang mawar yang telah mengindahkan tamannya

Di atas altar puja pujinya
Lelaki itu menghiba kepada pemilik hidupNya
Kiranya kembang mawar tetap harum di taman nirwana

SigondrongDalamDiam
20Novemver2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *