Puisi

Menikah

Rindu yang kau titipkan bersama hujan
Telah pun jatuh
Membasah seluruh hamparanhamparan yang mendesah
Menyisakan dingin yang ingin
Tak menanti lama
Dengan rayuanrayuan cinta
Kita pun berserah pada alpha apa adanya
Saling menatap panjang
Dalam tarikan satu napas
Kita lalu berselimutkan prasetia
Tertidur pulas untuk selamanya
Bukan lagi sebagai insan yang merindu
Namun menjadi dua insan yang penuh madu
Sebagai raja dan ratu

Sigondrong Dalam Diam
01 November 2015
Astana airmata melangit mimpi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *