Puisi

Rasa ku

Di bawah sinar purnama
Di saat angin mengarak awan yang menghitam
Ketika dingin berpijak pada pinggir hati
Sayatan-sayatan kenangan tajam menusuk
Melipat tiap tarikkan napas
Gelita malam kian mencekam

Pada seraut wajah
Kusembunyikan nifak mencintai
Hingga lelah menghampiri lelap di bawa pesona mimpi

Aku bisa apa?
Tika kerinduan menjelma menjadi alunan musik
Indah untuk ditayangkan dan teramat menyakitkan untuk dinikmati

Kau hanyalah bayang-bayang pancasona
Yang terus memancarkan pancawarna

Aku tersesat
Pada kenangan manca dulu
Di saat kau masih memiliki akan rasa ku

Sigondrong Dalamdiam
24November2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *